Label

Tampilkan postingan dengan label Beranda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beranda. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Januari 2018

HIMARI GELAR BEDAH KAMPUS 2018

Minggu, 14 Januari 2018 bertempat di Aula SMAN 2 Tebo HIMARI (Himpunan Mahasiswa Rimbo Bujang Ulu, dan Ilir) melaksanakan kegiatan Bedah Kampus untuk siswa/I SMA sederajat. Bedah kampus ini diisi dengan materi kegiatan motivasi serta yang paling utama adalah materi bedah kampus oleh beberapa kampus di Jambi maupun dari Jawa. Kegiatan ini dihadiri sekitar 300 an peserta dari beberapa SMA sederajat di kecamatan Rimbo Bujang Ulu dan Ilir.
Panitia bedah kampus mengambil tema “Forget your fear and realize your dream”. Kegiatan kampus ini memiliki harapan memberikan motivasi dan pencerahan kepada adik – adik SMA yang akan segera menyelesaikan pendidikannya menengahnya untuk segera melanjutkan pada pendidikan tinggi. Ketua Himari mengatakan “kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan HIMARI yang bertujuan untuk memberikan informasi dan pencerahan kepada siswa SMA yang akan segera melanjutkan pendidikannya ketingkat Universitas”.

Kedepan  semoga adik – adik lulus ujian akhirnya dan dapat meneruskan pendidikannya di Universitas yang diinginkan. 


Rabu, 20 Desember 2017

DARI SOEKARNO SAMPAI SBY


Judul                           : Dari Soekarno Sampai SBY
Penulis                        : Prof. Dr. Tjipta Lesmana, M.A
Tahun Terbit               : 2009
Jumlah Halaman          : 396 Halaman 
Jenis Buku                   : Biografi
Penerbit                       : Gramedia Pustaka Utama

“So, in every real sense, leadership effectiveness both for presidemt and for anyone in a position of authority, depends to a high degree upon good communication skills”(John Baldoni)
            Kepemimpinan tercermin dari komunikasi politik dan pengaruh yang ditimbulkannya pada audiens. Begitu pula komunikasi politik para presiden. Efektif atau tidaknya komunikasi mereka, langsung berdampak pada kepemimpinan dan citra diri mereka. Buku ini menguak komunikasi politik dan kepemimpinan enam Presiden Indonesia, mulai dari Bung Karno, berlanjut dengan Soeharto, Habibie, Gus Dur, Megawati, sampai dengan Susiso Bambang Yudhoyono.
            Dengan gaya bahasa yang lugas, tajam, dan kaya kata, berdasarkan wawancara mendalam dengan para informan yang dekat dengan presiden, buku ini juga berhasil mengungkap sisi lain dari berbagai peristiwa penting di Tanah Air, seperti pembredelan media baik di jaman Bung Karno maupun orde baru pasca tragedy Malari 1974, tragedi 27 Juli 1996, dendam Soeharto pada Habibie, kasus Bank Bali, upaya pencopotan panglima TNI, impeachment terhadap Gus Dur, dendam Megawati terhadap SBY, serta sisi – sisi kemanusiaan para presiden yang bisa bikin geleng – geleng kepala, senyum, atau senyum getir karena prihatin.

            Buku ini niscaya akan menjadi cermin bagi siapapun yang ingin berkuasa – ditingkat daerah maupun pusat. Amat penting bagi siapapun yang pedui mengenali bagaimana negara ini diurus, urusan public ditangani, intrik, dan lobi politik dilakukan. 

Selasa, 25 Oktober 2016

HIMARI Komisariat Semarang ikuti Safari Organisasi

Pada Sabtu malam tanggal 22 Oktober 2016 Himari Komisariat Semarang mengikuti safari organisasi seluruh Indonesia yang digelar oleh Paguyuban mahasiswa Lampung. Kegiatan ini dihadiri oleh banyak paguyuban daerah lain seperti paguyuban mahasiswa Batak, mahasiswa Maluku Utara, Mahasiswa Demak, dan Mahasiswa Brebes. Agenda safari ini bertujuan untuk sharing dan bertukar ilmu antar mahasiswa.

Menurut Ketua Himari Komisariat Semarang Mas Khoiri mengatakan banyak ilmu yang didapat dari safari ini. Salah satu ilmu yang didapat adalah sistem struktur organisasi paguyuban lain lebih maju dan terstruktur. Mereka menggunakan struktur kepemimpinan mengikuti sistem pemerintahan nasional. Sistem pemerintahan mereka dilaksanakan dengan menggunakan heraki kepartaian yang terus bergerak kebawah dengan baik dan rapi. 

Senin, 10 Oktober 2016

AD / ART, GBHO , dan LPJ HIMARI 2014 - 2016

Masa demi masa akan terus berganti, roda selalu berputar ada kalanya diatas dan dibawah. Organisasi ini dalam menjalankan roda gerakannya tentu akan melaksanakan suksesi kepemimpinan. Namun, hal ini perlu untuk dipersiapkan dengan matang dan berkesinambungan. Karena kepemimpinan berikutnya haruslah mampu untuk melakanakan roda organisasi dengan baik dan sesuai dengan AD ART dan GBHO organisasi.
HIMARI sebagai salah satu organisasi kemahasiswaan melaksanakan suksesi kepemimpinan setiap 2 tahun sekali dalam tingkatan Pengurus Besar. Setiap anggota diharapkan mampu dalam menjalankan roda organisasi dengan baik sebagaimana dengan pengurus sebelumnya. Dalam menjalankan roda organisasi diperlukan suatu landasan dasar dalam bentuk AD/ART dan GBHO.
beikut AD/ART dan GBHO HIMARI 2016 
dan berikut disertakannya LPJ kepengurusan HIMARI tahun 2014 - 2016. 

Semoga bermanfaat dan mampu menjadi pedoman pengurus HIMARI berikutnya dalam menjalankan roda organisasi.



Selasa, 17 Mei 2016

KOORDINASI DAN KOMUNIKASI


Koordinasi dan komunikasi merupakan satu kesatuan penting dalam kegiatan organisasi. 2 faktor ini merupakan faktor penting dalam melaksanakan dan menjalankan roda organisasi. Seluruh pengurus maupun anggota memiliki peran penting supaya jalan organisasi lancar. Namun, berbagai permasalahan dapat saja terjadi baik kecil maupun besar dikarenakan masalah ini. Tetapi ini bukan menjadi halangan bagi jalannya suatu organisasi. Permasalahan ini hendaknya disikapi dengan bijak sehingga kedepannya organsisasi menjadi lebih solid.
Koordinasi dan komunikasi merupakan hal yang sangat penting dan harus ada dalam suatu organisasi, karena koordinasi dan komunikasi merupakan pendukung tercapainya tujuan yang ada dalam suatu organisasi. Komunikasi dan koordinasi di sini berhubungan dengan kepemimpinan dari suatu organisasi.
Dengan koordinasi dan komunikasi yang baik dalam suatu organisasi, maka akan menghasilkan hasil yang baik pula, serta lebih maksimal dalam mencapai tujuan. Oleh karena itu dibutuhkan kerjasama yang baik antara pemimpin dengan bawahan, ataupun sesama anggota yang ada dalam suatu organisasi. Intinya adalah harus ada kerjasama yang baik antar semua komponen yang ada dalam suatu organisasi.

A.    Koordinasi
1.      Pengertian Koordinasi
Koordinasi berasal dari bahasa latin, yakni cum yang berarti berbeda-beda, dan ordinare yang berarti penyusunan atau penempatan sesuatu pada keharusannya. Koordinasi terkadang disebut juga kerjasama, akan tetapi sebenarnya lebih dari pada sekedar kerjasama, karena dalam koordinasi juga terkandung sinkronisasi. Sementara kerjasama merupakan suatu kegiatan kolektif dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama. Dengan demikian kerjasama dapat terjadi tanpa koordinasi, sedangkan dalam koordinasi pasti ada upaya kerjasama.
Koordinasi adalah pengaturan tata hubungan dari usaha bersama untuk memperoleh kesatuan tindakan dalam pencapaian tujuan bersama. Koordinasi merupakan proses yang mengatur pembagian kerja antarindividu atau antarkelompok dalam suatu organisasi.
Pokok-pokok pikiran intisari koordinasi, yaitu: Kesatuan tindakan atau usaha, penyesuaian antarbagian, keseimbangan antarsatuan, keselarasan dan sinkronisasi.
2.      Karakteristik Koordinasi
a.       Tanggungjawab koordinasi terletak pada pimpinan
b.      Koordinasi adalah kerjasama
c.       Koordinasi merupakan proses yang terus-menerus
d.      Pengaturan usaha kelompok secara teratur
e.       Kesatuan tindakan merupakan inti koordinasi
f.       Tujuan koordinasi adalah tujuan bersama
3.      Prinsip Koordinasi
a.       Harus dimulai dari tahap perencanaan awal
b.      Menciptakan iklim yang kondusif bagi kepentingan bersama
c.       Koordinasi merupakan proses yang terus-menerus dan berkesinambungan
d.      Koordinasi merupakan pertemuan-pertemuan bersama untuk mencapai tujuan
e.       Perbedaan pendapat harus diakui sebagai pengayaan dan harus dikemukakan secara terbuka dan diselidiki dalam kaitannya dengan situasi secara keseluruhan.
4.      Syarat-Syarat Koordinasi
a.       Memiliki perasaan untuk bekerjasama.
b.      Melakukan persaingan atau lomba untuk mencapai kemajuan.
c.       Harus saling menghargai satu sama lain. 
5.      Macam-Macam Koordinasi
a.       Berdasarkan ruang lingkupnya.
1)      Koordinasi Intern
Yaitu koordinasi antarpejabat atau antarunit di dalam suatu lembaga.
2)      Koordinasi Ekstern
Yaitu koordinasi antarpejabat dari berbagai lembaga atau antarlembaga.
b.      Berdasarkan arah kegiatannya.
1)      Koordinasi Vertikal (atasan dan bawahan).
2)      Koordinasi Horisontal (setingkat)
3)      Koordinasi Fungsional (persamaan fungsi dan kepentingan)
4)      Koordinasi Diagonal (perbedaan fungsi)
6.      Manfaat Koordinasi
a.       Menghilangkan dan menghindarkan perasaan terpisahkan satu sama lain antara pengawas, kepala sekolah, guru dan para personalia.
b.      Menghindarkan perasaan atau pendapat bahwa dirinya atau jabatannya merupakan yang paling penting.
c.       Mengurangi dan menghindarkan kemungkinan timbulnya pertentangan antar-sekolah atau antara pejabat dan pelaksana.
d.      Menghindarkan timbulnya berebut fasilitas.
e.       Menghindarkan terjadinya peristiwa menunggu yang memakan waktu lama.
f.       Menghindarkan kemungkinan terjadinya kekembaran pekerjaan suatu kegiatan oleh sekolah.
g.      Menghindarkan kemungkinan terjadinya kekosongan pekerjaan satu program oleh sekolah.
h.      Menumbuhkan kesadaran para kepala sekolah untuk saling memberikan bantuan satu sama lain.
i.        Menumbuhkan kesadaran untuk bekerjasama dalam menyelesaikan masalah.
Dalam  buku lain disebutkan manfaat dari koordinasi adalah sebagai berikut:
a.       Koordinasi akan memungkinkan suatu penyelesaian secara menyeluruh.
b.      Masing-masing bagian yang membentuk keseluruhan menjadi sangat penting di bawah koordinasi.
c.       Koordinasi mementingkan unsur-unsur manusia.

B.     Komunikasi
1.      Pengertian
Dalam bahasa inggris communication berarti penyampaian informasi. Dapat juga diartikan sebagai proses pemberitahuan rencana, instruksi, petunjuk, saran, gagasan, pikiran kepada orang lain.
Komunikasi ialah proses menyalurkan informasi, ide, penjeleasan, perasaan, pertanyaan dari orang ke orang lain atau dari kelompok ke kelompok. Ia adalah proses interaksi antara orang-orang atau kelompok-kelompok yang ditujukan untuk mempengaruhi sikap dan perilaku orang-orang dan kelompok-kelompok di dalam suatu organisasi.
2.      Unsur-Unsur Komunikasi
a.       Giver, adalah oraang yang menyampaikan pesan.
b.      Pesan, adalah informasiatau ide yang disampaikan.
c.       Saluran, adalah alat yang digunakan untuk berkomunikasi
d.      Receiver, adalah orang yang menerima informasi.
e.       Feedback, adalah reaksi yang diberikan receiver.
3.      Tujuan
a.       Secara umum, mengadakan perubahan-perubahan, mempengaruhi tindakan dan penyampaian informasi dalam rangka peningkatan kesejahteraan anggota organisasi.
b.      Secara khusus, antara lain:
1)      Menetapkan dan menyebarkan tujuan organisasi
2)      Menyusun rencana untuk mencapai tujuan
3)      Mengorganisasikan SDM dan sumber daya lainnya
4)      Menyeleksi dan menilai anggota organisasi
5)      Memimpin, mengarahkan, memotivasi dan menciptakan iklim yang menimbulkan keinginan untuk memberi kontribusi.
6)      Mengendalikan kinerja organisasi.
4.      Prinsip komunikasi
            Prinsip-prinsip komunikasi yang harus dilakukan komunikator antara lain :
a.    Penuh minat terhadap materi pesan.
b.    Menarik perhatian bagi komunikan.
c.    Dilengkapi alat peraga.
d.   Menguasai materi pesan.
e.    Mengulangi bagian yang penting.
f.     Memiliki kegunaan.
g.    Jangan menganggap bahwa setiap orang sudah mengerti pesan yang kita berikan (perlu umpan balik).
5.      Cara melaksanakan komunikasi
a.    Komunikasi tertulis.
b.    Komunikasi lisan.
c.    Komunikasi dengan gambar.
6.      Macam-macam Komunikasi
a.       Berdasarkan ruang lingkupnya
1)      Komunikasi Intern
Yaitu komunikasi antarkomponen yang ada dalam suatu organisasi.
2)      Komunikasi Ekstern
Yaitu bentuk hubungan sekolah dengan lingkungan eksternal di sekitarnya.
b.      Berdasarkan Prosesnya
1)        Komunikasi Aktif, merupakan suatu proses komunikasi yang berlangsung dengan aktif antara komunikator dengan komunikan, di manan antara keduanya sama-sama aktif berkomunikasi, sehingga terjadi timbal balik di antara keduanya.
2)        Komunikasi Pasif, terjadi di mana komunikator menyampaikan informasi atau ide terhadap komunikan sebagai penerima informasi, akan tetapi komunikan tidak mempunyai kesempatan untuk memberikan respon atau timbal balik dari proses komunikasi.
7.      Komunikasi Yang Efektif
Komunikasi yang efektif harus memenuhi syarat sebagai berikut:
a         Komunikator harus memahami etos dirinya yakni harus mawas diri apakah ia mempunyai kemampuan sebagai komunikator.
b        Komunikator harus memahami pesan yang akan digunakan.
c         Komunikator harus memahami keadaan penerima pesan.
d        Komunikator harus memperhatikan situasi dan kondisi pada saat komunikasi dilaksanakan.
Dalam komunikasi efektif dan dialogis, seorang pemimpin tidak selalu memimpin percakapan tanpa memberi kesempatan kepada pihak lain.
Komunikasi yang tidak efektif dapat berpengaruh buruk terhadap produktivitas organisasi, dimana akan melahirkan kesenjangan antarsesama anggota organisasi dan terganggunya siklus pekerjaan yang pada akhirnya akan mengganggu kinerja organisasi secara keseluruhan.
8.      Fungsi Komunikasi
a.       fungsi informasi.
b.      fungsi komando akan perintah.
c.       fungsi mempengaruhi dan penyaluran.
d.      fungsi integrasi.
Organisasi tidak mungkin berada tanpa komunikasi. Apabila tidak ada komunikasi, para anggota tidak dapat mengetahui apa yang dilakukan rekan sekerjanya, pimpinan tidak dapat menerima masukan informasi, dan para penyelia tidak dapat memberikan instruksi.
Kartini Kartono (1998, hlm.119) menyebutkan manfaat komunikasi, khususnya bagi suatu organisasi sebagai berikut:
a.    Menghubungkan semua unsur yang melakukan inter-relasi pada semua lapisan.
b.    Semua jajaran pimpinan dapat langsung mengetahui keadaan bidang-bidang di bawahnya.
c.    Meningkatkan rasa tanggung jawab semua anggota dan melibatkan mereka pada kepentingan organisasi.
d.   Memunculkan saling pengertian dan saling menghargai tugas masing-masing.
Hubungan manusiawi yang wajar dan harmonis akan menimbulkan suasana kerja ataupun belajar yang memberikan dukungan kepada usaha pencapaian tujuan organisasi sebagai tujuan bersama, oleh karena itu komunikasi harus memberikan dampak sebagai berikut :
a.    Mempermudah mendapatkan informasi yang diperlukan guna mewujudkan kerja yang menjadi beban tugas organisasi.
b.    Mempermudah pelaksanaan konsepsi dan tugas-tugas yang memerlukan tanggung jawab.
c.    Mempermudah memberikan dorongan agar setiap personal berpikir dan bekerja dengan penuh inisiatif, kreatif dan disertai dedikasi yang tinggi.
d.   Memberikan kepuasan kepada setiap anggota organisasi, karena dapat memenuhi dorongan ingin tahu yang ada pada dirinya sesuai dengan posisi masing-masing.

Dalam koordinasi dan komunikasi terdapat beberapa ketentuan-ketentuan tertentu guna mendukung tercapainya suatu tujuan. Selain itu dengan adanya koordinasi dan komunikasi yang baik juga akan menghasilkan dampak-dampak yang positif yang menjadikan suatu organisasi menjadi lebih baik dalam pelaksanaannya serta dalam pencapaian tujuannya.
Oleh karena itu pembahasan koordinasi dan komunikasi akan memberikan konteribusi bagi kita, terutama sebagai pemimpin dan anggota suatu organisasi agar bisa memahami ilmu tentang komunikasi dan koordinasi, sehingga akan membantu dalam keefektifan kerja ketika menjadi pengajar nantinya. Bukan hanya itu, juga akan memberikan kontribusi dalam setiap bidang kehisupan yang akan digelutinya, karena koordinasi dan komunikasi akan diperlukan dalam semua aspek kehidupan.


disadur tanpa perubahan berarti dari http://cahaya-ainy.blogspot.co.id/2013/07/v-behaviorurldefaultvmlo.html

Sabtu, 03 Januari 2015

satu kata

satu kata. hilang!!!!
deduri tajam menusuk relung.
menetes darah kotor dan berbau.
hingga beterbangan lalat hinggap bertelur.
tiada bekas bercak yang tertinggal.
.
kebahagiaan yang ada hilang kemana.
kericuhan seakan terdiam mematung.
tak kecuali hati ini.
dan akhirnya berlinanglah air mata yang kotor.
.
siapa yang tak menangis.
siapa yang tak mengeluhkan ini?
hanya orang bodoh,
orang bodohlah yang senang dengan ini semua.
.
tuhan, , , ,
selamatkan apa yang jadi kehendak.
tetes darahku kini akan habiS.
untuk akhirnya berhenti selamanya.
.
........................................................................................DIAS

Jumat, 02 Januari 2015

Visi dan Misi HIMARI


HIMARI ( Himpunan Mahasiswa Rimbo Bujang Ulu dan Ilir) adalah salah satu Himpunan Mahasiswa daerah yang dibentuk pada Tanggal 24 Desember 1989 dan hingga saat ini masih berjaya. di usianya yang menginjak 25 Tahun ini HIMARI menjadi salah satu Organisasi yang selalu eksis dengan berbagai kegiatannya. berikut adalah Visi dan Misi HIMARI ( Himpunan Mahasiswa Rimbo Bujang Ulu dan Ilir).



VISI DAN MISI
HIMARI ( HIMPUNAN MAHASISWA RIMBO BUJANG, ULU DAN ILIR)

VISI                        : HIMARI sebagai sumber insan pembangun bangsa
MISI                       :
1.       Membina Pribadi Mahasiswa menuju manusia seutuhnya
2.       Mengembangkan potensi keilmuan dan mewujudkan pembangunan masyarakat Rimbo ( Bujang , Ulu dan Ilir )
3.       Usaha lain yang sesuai dengan identitas dan azaz organisasi serta berguna untuk mencapai tujuan organisasi
4.       HIMARI Sebagai control sosial